BANTEN – Arus penyeberangan pada Posko Angkutan Lebaran 2026 di lintasan Jawa–Sumatera pada H-8 tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data tersebut berdasarkan laporan resmi Posko Merak dan Posko Bakauheni selama periode 13 Januari 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB.
Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara, jumlah perjalanan kapal (trip) yang beroperasi selama 24 jam tercatat sebanyak 219 trip.
Realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera pada H-8 mencapai 50.362 orang, atau turun 23,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 65.554 orang.
Untuk kendaraan roda dua tercatat 1.431 unit yang menyeberang, atau turun 49,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.840 unit. Sementara kendaraan roda empat mencapai 6.380 unit, turun 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 7.008 unit.
BACA JUGA : Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Kapolri Pastikan Beri Pelayanan Maksimal
Adapun kendaraan logistik berupa truk tercatat sebanyak 3.252 unit, mengalami penurunan 18,3 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 3.979 unit. Sedangkan kendaraan bus tercatat 503 unit, turun 32,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 750 unit.
BACA JUGA : KMP Portlink VII Kembali Beroperasi, Bantu Urai Kepadatan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada H-8 mencapai 11.566 unit, atau turun 20,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai 14.577 unit.
Sementara itu, akumulasi penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera sejak H-10 hingga H-8 tercatat sebanyak 126.276 orang, atau turun 18,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 155.161 orang. Untuk total kendaraan selama periode tersebut mencapai 31.390 unit, turun 13 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 36.091 unit.
Arus Sumatera ke Jawa
Di sisi lain, berdasarkan data Posko Bakauheni selama periode yang sama, tercatat 125 trip kapal yang beroperasi melayani penyeberangan dari Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni.
Realisasi penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu pada H-8 tercatat sebanyak 36.827 orang, atau turun 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 38.091 orang.
Jumlah kendaraan roda dua yang menyeberang tercatat 528 unit, turun 33,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 792 unit. Kendaraan roda empat tercatat 3.458 unit, atau turun 12,3 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 3.942 unit.
Sementara itu, kendaraan truk tercatat 3.394 unit, justru mengalami kenaikan 9,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 3.110 unit. Sedangkan kendaraan bus tercatat 537 unit, turun 6,1 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 506 unit.
Total seluruh kendaraan yang menyeberang dari Sumatera menuju Jawa pada H-8 tercatat sebanyak 7.917 unit, atau turun 5,2 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai 8.350 unit.
Adapun total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa sejak H-10 hingga H-8 tercatat sebanyak 97.385 orang, atau turun 9,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 107.541 orang. Sedangkan total kendaraan tercatat 23.018 unit, turun 3,1 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 23.766 unit.
Laporan ini disampaikan oleh Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai bagian dari pemantauan Posko Angkutan Lebaran 2026 untuk memastikan kelancaran arus penyeberangan di lintasan strategis Jawa–Sumatera.
(TATA /Rilis | Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Persero)








