TANGERANG, – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh SPPG Kemuning mendapat sorotan setelah muncul dugaan penyimpangan distribusi di SDN 2 Rancagong, RT 02/RW 09, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Sejumlah wali murid melaporkan adanya ketidakberesan dalam pelaksanaan program yang semestinya bertujuan menjaga pemenuhan gizi harian anak didik, Senin 22/09/2025.
Temuan di lapangan memperlihatkan, makanan yang seharusnya diberikan setiap hari kepada siswa justru dirapel hingga tiga hari dan dibagikan sekaligus dalam satu waktu. Pola ini dianggap menyalahi aturan dan berpotensi mengurangi manfaat utama program.
Salah satu wali murid mengaku kecewa dengan mekanisme tersebut.
“Anak-anak seharusnya menerima makanan bergizi setiap hari, bukan ditumpuk lalu dibagikan sekaligus. Dengan cara seperti ini, manfaat program sama sekali tidak terasa. Kami merasa anak-anak dirugikan,” ujarnya.
Observasi data kami dilapangan yang kami dapatkan dari narasumber, dalam satu kali pembagian, siswa menerima:
1 buah jeruk, 3 bungkus snack kemasan, 4 butir buah kelengkeng, 3 kotak susu.
Kepala Sekolah SDN 2 Rancagong, saat dikonfirmasi, menegaskan bahwa distribusi makanan bergizi seharusnya mengikuti aturan yang berlaku.
“Program ini wajib disalurkan setiap hari sesuai ketentuan, demi kesehatan dan gizi anak-anak. Kami sudah menyampaikan agar pelaksanaan benar-benar sesuai standar,” tegasnya.
Masyarakat meminta pihak pihak terkait, diantaranya Badan Gizi Nasional, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Inspektorat, hingga aparat penegak hukum untuk segera melakukan evaluasi dan investigasi. Publik menilai, bila benar terjadi penyalahgunaan, hal itu bukan sekadar persoalan teknis, melainkan menyangkut hak dasar siswa serta kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara program atau pihak dapur enggan menenui saat kami konfirmasi terkait hal ini, untuk dimintai keterangan dan klarifikasi. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan kepada pihak terkait.
Kabiro Kabupaten Tangerang & Tim








