Beranda Nasional SERANG Semangat HPN 2026 di Banten Masih Terasa, Abah Hapni: Wartawan Wajib Patuh...

Semangat HPN 2026 di Banten Masih Terasa, Abah Hapni: Wartawan Wajib Patuh UU Pers dan Kode Etik

714
0

BANTEN – Suasana peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 6–9 Februari 2026 di Provinsi Banten masih dirasakan kalangan wartawan. Momentum tahunan insan pers tersebut menjadi ruang refleksi atas peran dan tanggung jawab jurnalis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Di sela peringatan HPN, sejumlah wartawan berkesempatan berbincang dengan Abah Hapni, seorang jurnalis senior di Banten yang telah berkecimpung di dunia kewartawanan selama kurang lebih 41 tahun. Dalam perbincangan tersebut, Abah Hapni berbagi pengalaman suka dan duka selama menjalani profesi sebagai wartawan dan pimpinan media.

“Bahagianya menjadi wartawan itu ketika karya tulis kita dihargai dan memberi manfaat bagi masyarakat. Dukanya, kita tidak mengenal waktu. Dalam 24 jam bisa saja ada peristiwa yang harus diliput,” ujarnya.

Menurutnya, dalam kondisi apa pun, wartawan wajib berpegang teguh pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik. Ia menegaskan bahwa setiap karya jurnalistik harus berbasis fakta lapangan dan keterangan narasumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalau kita menulis berdasarkan fakta dan konfirmasi narasumber, kita tidak perlu takut menghadapi somasi. Yang penting jangan keluar dari fungsi dan posisi kita sebagai jurnalis,” katanya.

HPN 2026 mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.” Tema tersebut, menurut Abah Hapni, menjadi pengingat bahwa pers yang profesional dan berintegritas merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung pembangunan nasional.

Dalam kesempatan itu, Abah Hapni juga menyampaikan pandangannya terkait kepemimpinan Camat Padarincang, H. Agus Saepudin, S.E., M.Si. Menurutnya, Camat Padarincang memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik dalam mengelola pemerintahan di tingkat kecamatan.

“Beliau sosok yang ramah, tegas, dan aktif turun langsung ke desa-desa, termasuk saat terjadi bencana banjir. Kepemimpinan yang mampu memotivasi dan mengarahkan tim untuk mencapai tujuan bersama itu penting,” ujarnya.

Namun demikian, pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi narasumber berdasarkan pengamatannya selama ini.

Peringatan HPN 2026 di Banten diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat komitmen insan pers dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada publik.

(Tata)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini