KOTA SERANG — Upaya peningkatan kualitas juru masak dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan. DENIS Kuliner School kembali menggelar Pelatihan Sertifikasi Chef SPPG Profesional, kali ini di Kota Serang, Banten, pada 29–30 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan Chef Nasional Taufik Hidayat., ST.Par., serta Koordinator Penyelenggara H. Ahmad Safei, SE, atau Kang Pei.
Pelatihan angkatan kedua ini digelar di Hotel Puri Kayana dan diikuti peserta dari Dapur SPPG Tangerang, Pandeglang, hingga Kota Serang. Sebelumnya, angkatan pertama telah dilaksanakan di Yayasan Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Dalam pelatihan ini, para peserta dibekali dua materi utama: teknis dan manajerial. Mulai dari standar kebersihan dapur, teknik pengolahan sayuran yang aman agar tidak menghasilkan nitrit, penyusunan menu bergizi seimbang, hingga manajemen tim dan pengelolaan laporan keuangan sesuai standar pemerintah.
Chef Taufik Hidayat menegaskan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk memastikan kualitas dapur SPPG tetap memenuhi standar nasional.
“Program MBG membutuhkan juru masak profesional yang paham standar keamanan pangan dan mampu mengelola dapur secara sistematis. Pelatihan ini menjawab kebutuhan tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kang Pei menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti pelatihan melalui Denis Culliner School (DCS) akan menerima dua sertifikat sekaligus: Sertifikat Tata Boga dan Sertifikat BNSP.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan juru masak SPPG tidak hanya terampil, tetapi juga bersertifikat dan siap bekerja dengan standar profesional,” ujarnya.
Pelatihan yang berlangsung dua hari ini mendapat antusias tinggi dari peserta, mengingat program MBG membutuhkan SDM yang kompeten dalam pengolahan makanan bergizi untuk masyarakat.
(Tata)








