Mesuji – Dugaan temuan ulat belatung pada Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada peserta didik terjadi di SDN 14 Simpang Pematang, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung, pada Kamis (13/11/2025).
Informasi awal diterima media dari sejumlah siswa kelas 5A yang enggan disebutkan namanya. Mereka mengaku salah satu rekannya, berinisial F, menerima menu MBG yang diduga terdapat ulat belatung.
“Iya Pak, tadi makanan dari MBG ada ulat belatung. Teman saya, F, yang dapat,” ujar salah satu siswa.
Media kemudian berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah. Wali kelas 5A membenarkan adanya laporan dari siswa terkait makanan tersebut.
“Izin menyampaikan, Pak. Memang ada indikasi dari buah salak yang dibagikan. Kami sudah melaporkan hal ini ke pihak dapur MBG,” jelas wali kelas melalui pesan WhatsApp.
Salah satu wali murid juga menyampaikan kekhawatirannya dan meminta pemerintah memperketat pengawasan terhadap proses penyediaan makanan program MBG.
“Kami khawatir. Mohon pengawasan diperketat. Kalau tidak bisa dijamin aman, lebih baik kegiatan MBG ini dievaluasi. Kami tidak ingin anak-anak menjadi korban,” ujarnya.
Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Kabupaten Mesuji, Juadi, turut menanggapi temuan tersebut. Ia menyayangkan adanya dugaan makanan tidak layak konsumsi yang diterima siswa.
“Kami menyayangkan kejadian ini. Ini menunjukkan kemungkinan dapur penyedia kurang steril atau kurangnya pengawasan. Kami berharap instansi terkait segera mengambil langkah cepat agar tidak terulang di sekolah lain,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak dapur MBG terkait dugaan temuan tersebut. Awak media masih terus menggali informasi lebih lanjut dan berupaya meminta penjelasan dari pihak penyedia maupun instansi terkait.
( Tim )








