Beranda Nasional LEBAK Keamanan RSUD Malingping Disorot, LSM Harimau Kritik Lambanya Respon Humas Sosial Curanmor

Keamanan RSUD Malingping Disorot, LSM Harimau Kritik Lambanya Respon Humas Sosial Curanmor

20
0

LEBAK | Keamanan di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping kembali menjadi sorotan tajam. Insiden hilangnya kendaraan bermotor milik pengunjung yang terus berulang di area parkir rumah sakit memicu kritik pedas dari berbagai pihak, termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harimau.

Asep Sujana S.IP,Kerap di sapa Apih Ketua DPC Lebak LSM Harimau menyayangkan sikap pihak manajemen, khususnya Humas RSUD Malingping, yang dinilai lamban dalam memberikan penjelasan resmi terkait insiden tersebut. Menurutnya, ketidakjelasan informasi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat mengenai komitmen rumah sakit dalam menjaga keamanan aset pasien maupun pengunjung.

“Kejadian ini bukan yang pertama kali. Berulangnya kasus kehilangan motor di area parkir menunjukkan adanya lubang besar dalam sistem keamanan yang dibangun RSUD Malingping. Publik kini mempertanyakan sejauh mana pertanggungjawaban pihak rumah sakit,” ujar Apih, Rabu (18/03/2026).

Kritik juga datang dari warga yang menjadi korban. Berdasarkan penelusuran, upaya pencarian mandiri yang dilakukan korban tidak membuahkan hasil karena minimnya bantuan dari petugas di lapangan.

“Sudah saya cek semalam, tidak terlihat ada (motornya). Sepertinya lewat jalur parkiran baru ke arah masjid. Namun, respon dari pihak keamanan rumah sakit seolah santai dan tidak ada upaya serius untuk membantu,” ungkap salah satu kerabat korban melalui pesan singkat.

Bahkan, beredar keluhan di media sosial mengenai etos kerja petugas keamanan yang dinilai kurang sigap. Seorang warga berkomentar melalui status WhatsApp awak media bahwa petugas lebih sering terlihat menghabiskan waktu di area kantin daripada berpatroli di titik-titik rawan.

Rentetan peristiwa kehilangan ini memperburuk citra RSUD Malingping di mata masyarakat. Lemahnya pengawasan di area parkir dianggap sebagai bentuk kelalaian yang merugikan masyarakat kecil yang sedang tertimpa musibah sakit namun justru harus kehilangan harta bendanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Humas RSUD Malingping belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah-langkah preventif maupun solusi bagi para korban kehilangan kendaraan di area rumah sakit tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini