Beranda Nasional BOGOR Kabupaten Bogor Peringati Hari Batik Nasional, Dorong Pegawai Gunakan Batik Sebagai Pakaian...

Kabupaten Bogor Peringati Hari Batik Nasional, Dorong Pegawai Gunakan Batik Sebagai Pakaian Dinas

260
0

Bogor, sahabat.sumselnews.co.id

Pemerintah Kabupaten Bogor memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2025 dengan menyerukan pelestarian warisan budaya Bangsa. Dalam momentum ini, Bupati Bogor Rudy Susmanto, S.Si dan Wakil Bupati H. Ade Ruhandi, S.E mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bogor untuk mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) berbahan batik.

Peringatan Hari Batik Nasional Tahun ini mengusung semangat “Bangga dengan Batik Nusantara”, yang sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga dan melestarikan batik sebagai identitas budaya Indonesia.

“Batik bukan sekadar kain. Di dalamnya terdapat filosofi, sejarah, dan jati diri Bangsa Indonesia. Melalui penggunaan batik dalam aktivitas Sehari-hari, kita ikut menjaga warisan budaya yang sudah diakui dunia,” ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam keterangannya, Kamis (2/10/2025).

Ajakan Melestarikan Batik

Pemerintah Kabupaten Bogor menekankan, bahwa penggunaan batik ini bukan hanya sebagai simbol peringatan, tetapi juga bentuk nyata dukungan pelestarian budaya di era Modern. Seluruh Pegawai di lingkungan Pemkab Bogor diminta menjadikan batik sebagai busana kerja rutin, khususnya pada momentum peringatan Hari Batik Nasional.

Wakil Bupati Bogor H. Ade Ruhandi menambahkan, batik telah menjadi identitas kebanggaan Bangsa yang perlu diwariskan kepada generasi muda.
“Kita ingin batik tidak hanya dipandang sebagai busana formal atau acara khusus, tapi juga hadir di tengah keseharian Masyarakat. Dengan begitu, nilai dan makna batik tetap hidup dari waktu ke waktu,” katanya.

Batik sebagai Identitas Bangsa

Sebagaimana diketahui, batik telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia asal Indonesia sejak 2 Oktober 2009. Sejak itu, setiap Tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Di Kabupaten Bogor, momentum ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan Masyarakat terhadap produk budaya lokal sekaligus mendorong sektor UMKM batik agar lebih berkembang.

“Batik adalah warisan nenek moyang yang harus kita jaga bersama. Dari Bogor, kita ingin menggaungkan semangat bangga dan cinta batik ke seluruh pelosok Negeri,” ucap Rudy.

Semangat Bangga Berbatik

Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengajak Masyarakat luas, tidak hanya ASN, untuk menjadikan batik sebagai bagian dari gaya hidup Sehari-hari. Selain menjaga budaya, penggunaan batik juga memberi dampak ekonomi positif bagi para pengrajin dan pelaku UMKM batik di Daerah.

Dengan semangat “Bangga dengan Batik Nusantara”, Pemkab Bogor berharap batik semakin melekat di hati Masyarakat, bukan hanya sebagai pakaian, melainkan juga sebagai simbol persatuan dan jati diri Bangsa Indonesia.

Penulis : Muhammad Andika Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini