Beranda Bupati Pangandaran Peringati Hari Batik Nasional, Bupati Pangandaran Ajak Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya Nusantara

Peringati Hari Batik Nasional, Bupati Pangandaran Ajak Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya Nusantara

262
0

Pangandaran, sahabat.sumselnews.co.id

Memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2025, Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, S.H., menyampaikan ajakan kepada seluruh Masyarakat untuk terus melestarikan batik sebagai salah satu warisan budaya tak benda yang telah diakui oleh UNESCO.

Dalam unggahan resmi yang dibagikan di akun Media sosialnya, Citra Pitriyami, S.H. Tampak mengenakan busana batik dengan motif khas Nusantara. Ia mengungkapkan rasa bangga sekaligus mengajak seluruh elemen Masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak hanya mengenakan batik pada momen tertentu, tetapi juga menjadikannya bagian dari keseharian.

> “Batik bukan hanya sekadar kain, tetapi simbol identitas bangsa, karya seni yang penuh makna, sekaligus pengikat rasa cinta kita terhadap Indonesia. Mari kita lestarikan dan banggakan batik sebagai jati diri Bangsa,” ujar Citra dalam pesannya, Kamis (2/10/2025).

Batik, Warisan Dunia dari Indonesia

Batik ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009. Sejak saat itu, setiap Tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Peringatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa cinta Masyarakat terhadap batik sekaligus memperkuat industri kreatif di dalam Negeri.

Di Pangandaran, Citra Pitriyami, S.H. menyebut bahwa batik juga memiliki nilai ekonomi yang besar. Sejumlah perajin batik lokal terus berupaya mengembangkan motif khas Daerah, baik yang terinspirasi dari keindahan alam pantai maupun budaya Masyarakat pesisir.

Dorong Generasi Muda Cintai Batik

Lebih jauh, Citra Pitriyami, S.H. berharap generasi muda bisa mengambil peran penting dalam menjaga keberlanjutan batik. Menurutnya, inovasi desain dan digitalisasi pemasaran akan menjadi kunci agar batik semakin diminati Pasar Nasional hingga Internasional.

> “Saya mengajak Anak-anak muda Pangandaran untuk terus berkreasi, memadukan batik dengan tren fashion Modern. Dengan begitu, batik akan tetap relevan dan dicintai lintas generasi,” tambahnya.

Simbol Persatuan

Bagi Citra, batik bukan hanya soal estetika, tetapi juga simbol persatuan Bangsa. Setiap goresan motif, kata dia, menyimpan filosofi mendalam tentang kehidupan, kebijaksanaan, serta kebersamaan Masyarakat Indonesia.

“Semoga semangat Hari Batik Nasional ini dapat mempererat rasa kebersamaan kita sebagai Bangsa yang beragam, namun tetap satu dalam identitas,” tuturnya.

Penutup Humanis

Hari Batik Nasional Tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh Masyarakat Indonesia, termasuk Warga Pangandaran, untuk semakin mencintai dan melestarikan batik. Lebih dari sekadar pakaian, batik adalah cerita tentang peradaban, Seni, dan kebanggaan sebagai Bangsa Indonesia.

Penulis : Muhammad Andika Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini