Beranda Berita Keluar Saat Gerimis, Lansia 84 Tahun Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi Pringsewu

Keluar Saat Gerimis, Lansia 84 Tahun Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi Pringsewu

256
0

SAHABAT MEDIAPRINGSEWU – Warga Pringsewu Selatan dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia di sebuah selokan dekat permukiman, pada Selasa (9/12/2025) pagi. Korban diketahui bernama Sakiman (84), warga RT 003 RW 002 Kelurahan Pringsewu Selatan yang dikenal memiliki kebiasaan mengecek kolam miliknya pada malam hari.

Peristiwa berawal ketika korban keluar rumah pada Senin malam sekitar pukul 19.00 WIB. Biasanya ia kembali dalam waktu singkat, namun hingga pukul 20.00 WIB, keluarga mulai curiga karena korban tak kunjung pulang. “Dari jam tujuh keluar, sampai jam satu malam masih belum ketemu,” ujar salah satu anggota keluarga. Pencarian terus dilakukan hingga dini hari, namun hasilnya nihil.

Keesokan paginya, sekitar pukul 06.00 WIB, seorang warga bernama Asep Saefudin yang tinggal di sekitar lokasi sedang membersihkan halaman rumah. Saat itu ia melihat sosok pria tertelungkup di saluran irigasi di samping kolam. “Waktu bersih-bersih saya lihat ada laki-laki tertelungkup di selokan. Saya langsung lapor ke ketua RW,” ujar Asep.

 

Ketua RW, Agus Riyanto bersama warga kemudian memeriksa kondisi korban dan memastikan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

 

Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, menyampaikan hasil pemeriksaan awal tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu bersama tenaga medis. “Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka pada tubuh korban. Namun diduga akibat terbentur batu dasar selokan saat terjatuh,” jelas Ramon.

 

Petugas medis memperkirakan korban telah meninggal sekitar 3–8 jam sebelum ditemukan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memang berjalan sendirian menuju kolam yang berjarak sekitar 150 meter dari rumah. Saat itu kondisi sedang gerimis, dengan jalan yang licin dan minim penerangan. Polisi menduga korban terpeleset dan jatuh ke saluran air.

Keluarga menilai kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Setelah proses identifikasi, jasad korban lalu diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sumber: Humas Polres Pringsewu | Editor: Darmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini